Google+ Followers

PENJELASAN LOGO DAERAH KOTA AMBON



1. PENJELASAN UMUM.

Lambang Daerah Kota Ambon berbentuk Segitiga Sama Kaki dengan sudut puncak diletakkan pada bagian bawah.

Warna dasar yang terdapat pada bidang lambang adalah Merah Tua, melambangkan tekad dan keberanian masyarakat Maluku.

Pada kedua kaki segitiga sama panjang diberi umbai-umbai berwarna Kuning melambangkan keluruhan budi pekerti.

2. PENJELASAN DETAIL

a) Belang Manggurebe serta 5 (lima) orang yang mengayuhnya berwarna dasar putih merupakan lambang khas Daerah Maluku yang memberikan pengertian tentang dinamika gerak maju untuk mencapai suatu tujuan dengan mendasari sifat-sifat :
a. Gotong Royong
b. Pencerminan jiwa dan semangat persatuan
c. Disiplin yang tinggi
d. Kepemimpinan dan
e. Kepastian tujuan yang akan dicapai

b) Kelima orang yang mengayuhnya lebih khusus melambangkan persatuan kegotong royongan sesuai dasar Panca Sila Berdasarkan dasar putih melambangkan Kesucian.

c) Lautan yang berwarna Biru Tua, menggambarkan secara jelas dan realistis keadaan Lautan di Daerah Maluku. Selain itu Lautan dan gelombangnya melambangkan tentang samudera perjuangan yang dihadapi dalam usaha untuk mencapai tujuan dan cita-cita kita.

d) Tiga buah gunung berwarna Hijau Muda, langit berwarna Biru Muda dan delapan ekor burung talang, bila ketiga lambang ini (Gunung : Hijau Muda, Langit : Biru Muda dan Burung Talang) dihubungkan dengan Lautan yang berwarna Biru Tua, maka akan menggambarkan keindahan dan kemegahan alam di Maluku dengan Kotanya Ambon. Selain itu tiga buah gunung dan Lautan melambangkan ciri geografis daerah Maluku yaitu suatu daerah yang terdiri dari rangkaian kepulauan yang dihubungkan dengan lautan. Tiga buah gunung melambangkan sejarah Trikora di mana daerah sangat besar artinya sebab Kota Ambon merupakan satu-satunya Kota front terdepan dalam pelaksanaan Trikora.

e) Benteng berwarna Kelabu adalah pelambang Kota dan hal ini lebih dijelaskan lagi dengan tulisan “ KOTA AMBON “ di atas dinding benteng tersebut

f) Tombak dan Parang Salawaku melambangkan senjata rakyat untuk mempertahankan kemerdekaannya

g) Lingkaran Pelepah Daun Sagu serta rangkaian buah kelapa yang baru mekar melambangkan sumber hidup rakyat di daerah Maluku sejak purbakala.

h) Motto “BERSATU MANGGUREBE MAJU“ merupakan intisari dari keseluruhan lambang tersebut.

i) Jumlah bungkal batu yang masing-masing terdiri dari 18 dan 17 bungkal melambangkan 1817 (yakni saat memuncaknya semangat patriotik rakyat Maluku di bawah kepemimpinan Kapitan Pattimura untuk melawan
Penjajah).

j) Buah Kelapa yang baru mekar sebanyak 17 buah, Burung Talang sebanyak 8 ekor dan Daun Sagu 45 helai melambangkan angka keramat 17-8-1945.


Poskan Komentar